Beranda / Pojok Renungan / 🕊️ Ibadah Pagi: Berlari dan Memanjat

🕊️ Ibadah Pagi: Berlari dan Memanjat

🌞 Awal yang Cerah di SD YPPK Gembala Baik

SD YPPK Gembala Baik menjadikan Berlari, Memanjat, dan Melihat sebagai tema utama ibadah pagi. Tema ini mengajarkan pelajaran rohani tentang iman, kepemimpinan, dan semangat Kristiani. Selanjutnya, pada Selasa pagi, 19 November 2024, suasana syukur dan kebersamaan memenuhi halaman sekolah. Guru, tenaga kependidikan, dan siswa hadir dengan antusias mengikuti ibadah yang bermakna. Akhirnya, tiga kata yang menggugah hati itu menarik perhatian semua orang. 🌅

Baca juga : Rasa Manis dan Pahit Hidupku: Refleksi Bangkit

🌟 Kisah Inspiratif: Semangat dari Injil Lukas 19:1–10

Kemudian, siswa kelas VI D memimpin ibadah pagi dengan percaya diri. Dalam kesempatan itu, mereka memimpin doa, menyanyikan lagu rohani, dan menyampaikan kisah Zakheus dari Lukas 19:1–10.
Untuk memperdalam pemahaman, baca kisah lengkapnya: https://www.biblegateway.com/passage/?search=Luke+19%3A1-10&version=NIV

Selanjutnya, kisah Zakheus menekankan keberanian dan usaha—berlari untuk melihat Yesus dan memanjat pohon agar dapat melihat-Nya dengan jelas. Karena itu, salah satu siswa dengan penuh keyakinan berkata, “Dengan usaha dan akal budi, tidak ada halangan untuk mendekat kepada Tuhan.”

💫 Saat Anak-Anak Belajar Memimpin dan Melayani

Selain itu, ibadah pagi menjadi ruang pembelajaran karakter dan kepemimpinan. Di dalam proses ini, siswa belajar memimpin doa, membaca firman, dan berbicara di depan umum. Selanjutnya, mereka memahami bahwa pelayanan bukan soal kesempurnaan, melainkan ketulusan, tanggung jawab, dan keberanian. Pada akhirnya, anak-anak belajar bahwa berlari, memanjat, dan melihat merupakan simbol iman, harapan, dan kasih dalam tindakan nyata.

🤝 Dari Doa ke Persaudaraan: Iman yang Hidup

Setelah ibadah, guru, staf, dan murid saling bersalaman dengan senyum tulus. Tindakan sederhana ini mempererat persaudaraan dan menunjukkan bahwa iman sejati hidup melalui kasih.

Baca juga: Jaga Perkataan, Bangun Hidup dan Nama Baik

🌿 Makna yang Bertumbuh Setiap Hari

Ibadah pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi ruang pembentukan hati dan karakter. Anak-anak belajar berlari dengan iman, memanjat dengan harapan, dan melihat dengan kasih. Setiap langkah kecil menjadi kesempatan untuk bertumbuh dan mendekat kepada Tuhan.

🌻 Dari Sekolah untuk Dunia: Menanam Nilai Sejak Dini

Kegiatan ini menanamkan nilai iman dan kasih sejak usia dini. Para guru melatih anak-anak untuk berani, rendah hati, dan penuh kasih. Nilai-nilai ini kemudian berkembang di rumah, gereja, dan masyarakat.

✨ Penutup: Langkah Kecil Menuju Kedewasaan Iman

Renungan pagi ini mengangkat tema Berlari, Memanjat, dan Melihat, bukan hanya untuk anak-anak, tetapi juga bagi siapa saja yang ingin bertumbuh dalam iman. Setiap kali kita berlari mengejar kebaikan, memanjat mengatasi tantangan, dan melihat dengan mata kasih, kita sedang menapaki jalan menuju kedewasaan rohani.

Dari halaman kecil di Abepura, Para pendidik dan komunitas sekolah menyemai nilai-nilai iman—diam-diam, namun pasti—melalui langkah-langkah kecil yang penuh makna.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *