Ujian Praktik Kembali Hadir
Ujian Praktik Kembali Hadir di SD YPPK Gembala Baik
Kembali Setelah Vakum dalam Sistem Evaluasi Sekolah
Ujian praktik kembali hadir di SD YPPK Gembala Baik pada tahun pelajaran 2025–2026. Setelah cukup lama tidak terlihat, pelaksanaan ini kembali menyapa siswa kelas VI dan menjadi bagian dari rangkaian evaluasi akhir sekolah.
Bukan Semata Dampak Perubahan Kurikulum
Dari pengamatan yang ada, kevakuman tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh perubahan kurikulum baru. Dalam beberapa tahun terakhir, sekolah lebih banyak menggunakan bentuk penilaian lain seperti tugas, portofolio, dan ujian tertulis. Sejak Ujian Nasional (UN) dihapus pada 2021, sekolah memang memiliki kewenangan lebih luas dalam menentukan bentuk evaluasi melalui Ujian Sekolah (US). Hal ini membuat pendekatan penilaian menjadi lebih fleksibel di tiap satuan pendidikan.
Penilaian Tetap Berjalan, Hanya Berubah Bentuk
Di SD YPPK Gembala Baik, masa tanpa ujian praktik bukan berarti tidak ada penilaian keterampilan. Namun, bentuk praktik tidak lagi dikemas sebagai ujian khusus seperti sebelumnya. Kini, ujian praktik kembali dihadirkan sebagai bagian dari upaya melihat kemampuan siswa secara lebih utuh.
Ujian Praktik pada Tujuh Mata Pelajaran
Pada tahun ini, sekolah menetapkan tujuh mata pelajaran dalam ujian praktik, yaitu:
- Agama
- Bahasa Indonesia
- IPAS
- PJOK
- Kesenian Daerah
- Bahasa Inggris
- TIK
Melalui variasi ini, siswa tidak hanya dinilai dari sisi teori, tetapi juga diberi kesempatan untuk menunjukkan keterampilan mereka secara langsung di berbagai bidang.
BACA JUGA : Turnamen Futsal MDF Teruna Mulia
Metode Ujian yang Kreatif dan Beragam
Pelaksanaan ujian praktik kali ini menghadirkan pendekatan yang lebih kreatif. Setiap mata pelajaran memiliki bentuk praktik yang berbeda, sehingga suasana ujian terasa lebih hidup dan tidak monoton.
Pada mata pelajaran Agama, siswa membaca Alkitab dan menyampaikan renungan. Bahasa Indonesia menguji kemampuan pidato. IPAS menugaskan siswa membuat model organ pencernaan. PJOK menguji keterampilan senam lantai. Sementara itu, Kesenian Daerah menampilkan tari kreasi.
Di sisi lain, Bahasa Inggris melatih siswa memperkenalkan diri dalam bahasa asing, dan TIK mengarahkan siswa membuat presentasi menggunakan Microsoft PowerPoint. Ragam bentuk ini memperlihatkan bahwa ujian tidak hanya tentang menjawab soal, tetapi juga tentang menunjukkan kemampuan nyata.
Manfaat bagi Siswa
Dari yang terlihat di lapangan, ujian praktik memberi ruang bagi siswa untuk tampil lebih percaya diri. Mereka tidak hanya mengingat materi, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung.
Proses ini mendorong berkembangnya kreativitas, keterampilan komunikasi, serta keberanian untuk tampil di depan orang lain. Pembelajaran pun terasa lebih nyata karena siswa mengalami langsung apa yang dipelajari, bukan sekadar memahami secara teori.
Menutup Ruang yang Sempat Kosong
Kembalinya ujian praktik di SD YPPK Gembala Baik menjadi langkah penting dalam menghadirkan penilaian yang lebih seimbang. Bukan karena tuntutan kebijakan semata, tetapi karena kebutuhan untuk melihat siswa secara menyeluruh—baik dari apa yang mereka ketahui maupun apa yang mampu mereka lakukan.

Cerita yang tampak sederhana ini menunjukkan bahwa dalam perubahan sistem pendidikan, keputusan di tingkat sekolah tetap memiliki peran besar. Dan kali ini, ujian praktik kembali hadir bukan sebagai kewajiban, melainkan sebagai jawaban atas kebutuhan pembelajaran yang lebih bermakna.
