SD YPPK Gembala Baik Intensifkan Jumat Bersih, Mantapkan Persiapan Menuju Calon Sekolah Adiwiyata Nasional
Jayapura, 27 Februari 2026 – Dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti lomba Calon Sekolah Adiwiyata Nasional, seluruh warga SD YPPK Gembala Baik menggelar kegiatan Jumat Bersih yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, serta seluruh siswa. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kebersihan sanitasi, perbaikan drainase, dan penghijauan lingkungan sekolah.
Baca juga: “SD YPPK Gembala Baik Menuju Sekolah Hijau 2026”
Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak jelas di lingkungan sekolah. Sejak awal kegiatan dimulai, para siswa menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi. Selain itu, para siswa bekerja sama dengan guru membersihkan berbagai area sesuai pembagian tugas yang telah disusun secara terstruktur. Dengan demikian, setiap kelompok memahami tanggung jawabnya masing-masing dan melaksanakan tugasnya dengan penuh kesadaran. Sementara itu, Kepala Sekolah bersama jajaran pimpinan turut memantau langsung kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan agar seluruh program berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Melalui pemantauan tersebut, sekolah dapat memastikan bahwa setiap siswa terlibat aktif dalam kegiatan kebersihan lingkungan.
Selanjutnya, Kepala SD YPPK Gembala Baik menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan bagian penting dari komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan. Menurut beliau, kegiatan ini tidak hanya bersifat rutin, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang kuat. Selain itu, hal tersebut telah disampaikan pada kesempatan sebelumnya dan kembali dipertegas oleh Bapak Wakil Kepala Sekolah pada hari ini. Dengan penegasan tersebut, seluruh warga sekolah semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan sebagai bagian dari budaya sekolah.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk menghadapi lomba Adiwiyata Nasional, melainkan juga untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa sejak dini. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar tentang kebersihan secara teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Melalui kegiatan ini, kami ingin seluruh warga sekolah memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pada akhirnya, kebiasaan baik ini diharapkan dapat

Fokus pada Kebersihan Sanitasi Sekolah
Pada kegiatan ini, tim sanitasi yang terdiri dari siswa laki-laki kelas V dan VI bertugas membersihkan kamar mandi di beberapa lokasi sekolah. Mereka melakukan pembersihan menyeluruh, termasuk menyikat lantai dan dinding serta memastikan fasilitas sanitasi tetap bersih dan higienis.
Seorang guru pendamping menjelaskan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada siswa.
“Siswa belajar bahwa menjaga kebersihan fasilitas umum adalah tanggung jawab bersama. Ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter,” ungkapnya.
https://www.youtube.com/watch?v=Do7yf9R_Myo&t=27s
Normalisasi Drainase untuk Cegah Genangan Air
Sementara itu, tim drainase yang melibatkan siswa kelas IV dan VI membersihkan saluran air di depan ruang kelas. Mereka mengangkat sedimen dan sampah yang dapat menghambat aliran air.
Salah satu siswa yang terlibat mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Saya senang bisa membantu membersihkan sekolah. Sekarang saluran airnya sudah bersih dan tidak tersumbat,” katanya dengan bangga.
Penghijauan untuk Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Asri
Kegiatan penghijauan juga dilakukan di seluruh area sekolah, termasuk teras kelas dan halaman depan altar. Siswa bersama wali kelas menata pot tanaman, menggemburkan tanah, membersihkan gulma, dan melakukan pemupukan.
Lingkungan sekolah kini tampak lebih hijau, bersih, dan tertata rapi. Kondisi ini diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan sehat.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama seluruh warga sekolah, SD YPPK Gembala Baik optimis dapat memberikan hasil terbaik dalam lomba Calon Sekolah Adiwiyata Nasional. Lebih dari itu, kegiatan Jumat Bersih ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.








