“Upacara Bendera 17 November 2025: Tekankan Sikap Hormat”
Upacara Bendera 17 November 2025: Tekankan Sikap Hormat dan saling menghargai dalam kehidupan sekolah menjadi sorotan utama di SD YPPK Gembala Baik pada Senin pagi, 17 November 2025. Pada pukul 07.00 WIT, seluruh komunitas sekolah—mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga ratusan siswa—berkumpul dan mengikuti jalannya upacara bendera dengan tertib, penuh perhatian, serta khidmat.
Selain itu, upacara ini menjadi momen untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat kepada siswa. Dengan demikian, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat formalitas, tetapi juga berfungsi sebagai ruang belajar karakter di luar kelas.
Untuk informasi lebih lanjut tentang pentingnya upacara bendera dan pendidikan karakter di sekolah, Anda bisa membaca sumber berikut:

Upacara Bendera: Wadah Pembentukan Karakter dan Disiplin
Upacara bendera tidak hanya menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan disiplin bagi peserta didik. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, cinta tanah air, dan sikap menghormati kembali ditekankan sebagai dasar pembinaan kepribadian siswa.
Transisi ini memperkuat peran upacara sebagai ruang belajar karakter di luar kelas. Untuk informasi lebih lanjut tentang pembinaan karakter dan pendidikan kewarganegaraan di sekolah, Anda bisa membaca sumber berikut:
Pesan Pembina Upacara: Bangun Sikap Hormat Lewat Budaya 5S
Dalam amanatnya, Pembina Upacara Yohana Engge, S.Pd menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menampilkan sikap hormat di sekolah.
“Sikap menghormati harus lahir dari kebiasaan dan kesadaran, bukan sekadar aturan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya Budaya 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) sebagai langkah praktis untuk membentuk budaya hormat di berbagai aspek kehidupan sekolah.
Budaya 5S: Langkah Sederhana Menuju Karakter Mulia
Implementasi Konkrit di Sekolah
Siswa didorong memberi salam dan tersenyum kepada siapa pun yang mereka temui.
Guru dan siswa melakukan interaksi sopan dengan teman dan guru sebagai standar perilaku sehari-hari.
Setiap siswa diingatkan menjaga tata krama secara konsisten, baik di kelas maupun di lingkungan sekolah.
Untuk panduan lebih lanjut tentang pendidikan karakter dan etika siswa, Anda bisa membaca:
Menghormati Melalui Disiplin dan Tanggung Jawab
Baca juga : Program Makan Bergizi Presiden Prabowo di SD YPPK Abepura
Kedisiplinan dalam Akademik
-
Mengerjakan PR menjadi bentuk hormat kepada guru dan proses belajar.
-
Menjalankan tugas piket kelas sesuai giliran menunjukkan tanggung jawab bersama.
Kepedulian terhadap Lingkungan
-
Siswa diajak menjaga kebersihan kelas dan halaman sekolah.
-
Membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya menjadi cerminan sikap peduli dan hormat terhadap lingkungan.
Upacara Berjalan Lancar: Apresiasi untuk Siswa dan Guru
Dipimpin oleh siswa-siswi kelas VID sebagai petugas upacara, pelaksanaan berlangsung tanpa hambatan. Bendera dikibarkan dengan penuh kebanggaan, naskah dibacakan jelas, dan seluruh rangkaian berjalan sesuai jadwal.
Sekolah memberikan apresiasi kepada para guru pelatih dan wali kelas, khususnya Ibu Cornelia, atas persiapan dan pembinaan yang maksimal kepada siswa.

🍽️ Baca : Cerita Pakkodoong: Refleksi 5 Hari Program MBG di SD YPPK Gembala Baik









Satu Komentar